Beberapa waktu belakangan ini, hampir semua sekolah di Tanah Grogot, Kabupaten Paser pada umumnya pada ketar-ketir. Kenapa?? Karena tim BPK-RI datang ke sekolah-sekolah dan memeriksa laporan keuangannya. Semua hal-hal yang berkaitan dengan keuangan sekolah di periksain. Huah…, pada kelimpungan semua deh. Terutama buat sekolah-sekolah yang administrasinya kurang lengkap.
Sekolah tempat saya bertugas juga tak luput dari pemeriksaan. Macem-macem yang di periksa. Mulai dana BOS Pusat, dana BOS Daerah, Dana BOS Buku, tunjangan guru, gaji guru honor, dan sebagainya dan sebagainya.
Memang sih, dunia pendidikan memang rawan dalam hal penyelewangan keuangan. Kalau gag kuat-kuat iman, bisa makan duit sekolahan. Eh…, bukan berarti saya suka makan duit sekolahan ya. Soalnya, saya gag pernah jadi bendahara ini itu deh. Jadi, saya gag pernah pegang duit banyak-banyak. Paling-paling, cuma sesekali ngambil gaji guru-guru di bank.
Dari pembicaraan saya dengan seorang anggota pemeriksa dari BPK-RI, pemeriksaan ini lebih di tujukan kepada audit pelaksanaan wajib belajar 9 tahun yang sudah berjalan dan sejauh mana dana yang di gelontorkan pemerintah demi program wajib belajar 9 tahun itu terakomodasi dengan baik. Soalnya denger-denger, dalam waktu dekat akan di canangkan program wajib belajar 12 tahun. Wuah…, keren neh.
Kalau soal hasil pemeriksaan BPK-RI di sekolah saya, SD 008 Batu Engau, Desa Kerang Dayo, saya gag tau dong. Mudah-mudahan aja tidak ada masalah yang berarti.
Lalu, apakah di sekolah anda juga di datangi tim pemeriksa dari BPK-RI juga??
Kata kunci pengunjung :
free download temuan bpk-vidio forno smk bogor-

November 17th, 2009 on 11:57 pm
weh,ganti muka,udah gak sederhana lagi neh?he he
November 19th, 2009 on 1:49 pm
@ cari duit sampingan : Iya neh Max, cari suasana baru aja